Tinjauan Seni
1.
Jelaskan batasan pengertian tinjauan seni
Kata
tinjauan memiliki arti “hasil meninjau; pandangan; pendapat (sesudah menyelidiki,
mempelajari, dsb.); dan perbuatan meninjau” (Moeliono, djp., 1990: 951;
Poerwadarminta, 1991: 1078). Dalam kata bahasa Inggris, pada kata tinjauan
adalah “contemplation, observation” (Wojowasito, 1976: 522). Arti kata
contemplation di antaranya adalah perenungan (Wojowasito, 1982: 83; Echols dan
Shadily, 1990: 143).
Sebagai bentuk kata kerja --to contemplate-- kata ini di antaranya berarti menimbang. Kata observation bisa berarti pengamatan, pandangan, peninjauan, tafsiran, dan lain-lain. Seperti diuraikan di atas, kata tinjauan bisa berarti pandangan, pendapat, tafsiran, perenungan, atau pun pengamatan. Tinjauan seni artinya pandangan tentang seni, pendapat mengenai seni, tafsiran seputar seni, perenungan ihwal seni, atau pengamatan terhadap seni.
2.
Uraikan ruang lingkup bahasan tinjauan seni.
Meninjau
seni memerlukan latar belakang pengetahuan tentang berbagai hal yang berkaitan
dengan keberadaan seni. Seni adalah gambaran rasa, pikir, dan lingkungan, yang
melatarbelakangi tampilan seni. Oleh karena itu, seni juga adalah gambaran
individu, sosial, dan budaya.
Meninjau,
menimbang, dan menafsir seni, baik berupa konsep maupun karya, mesti berurusan
dengan masalah rasa, pikir, dan kondisi lingkungan yang melatarbelakangi
tampilan seni. Seseorang, sebagai individu yang unik, memiliki tanggapan rasa
yang berbeda dengan individu yang lain.
Misalnya
dalam menanggapi objek manusia, seorang Dani di Irian Jaya dengan seorang Pigmy
di Afrika, sekalipun sama-sama berlatar belakang kehidupan primitif, akan
memiliki cara pandang yang khas masing-masing. Begitu pun seorang Van Gogh di
Belanda dengan Affandi di Indonesia, sekalipun melukis dengan gaya yang hampir
sama pada periode lukisan tertentu, mereka tetap menunjukkan perbedaan sebagai
individu. Idealisasi manusia gaya Yunani dengan gaya wayang kulit dan golek
sangat jauh berbeda. Padahal, yang digambarkan adalah tokoh-tokoh pahlawan,
satria, atau dewa.
3.
Jelaskan batasan pengertian seni.
Kata seni secara umum sering diartikan orang secara sempit. Istilah seni banyak digunakan dalam berbagai bidang kajian. Pengertian kata tersebut memiliki arti yang berbeda-beda. Untuk melihat perbedaan tersebut, kita harus memeriksa kamus-kamus yang dipakai dalam berbagai bidang kajian. Pengertian seni yang umum bisa diperiksa, misalnya, dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia (KUBI, 1991: 916-917); Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI, 1990: 816), dan Logat Ketjil Bahasa Indonesia (LKBI, 1951: 111). Istilah seni bertalian dengan kata: halus, kecil, tipis, lembut, mungil, elok, yang akan digunakan untuk --mislanya-- rabaan, bunyi, keadaan tubuh, dan keadaan benda. Seperti “suara seni, jarum yang seni, dan ular seni”.
Tetapi
kalau kita baca lanjutan uraian dalam dua buku acuan tadi kita akan menemukan
kejanggalan pengertian. Dalam KBBI, istilah seni dipadankan dengan pengertian
“orang yang berkesanggupan luar biasa”. Begitu pula dalam KUBI yang secara sama
menyepadankan kata seni dengan “orang yang berkecakapan sebagai tersebut tadi
(maksudnya, “kecakapan batin [akal] yang luar biasa yang dapat mengadakan
sesuatu yang luar biasa”, penulis). Apakah kata seni bisa diartikan sebagai
orang? Pengertian yang diuraikan dalam KUBI dan KBBI telah menjadi pengetahuan
umum. Bisa diperkirakan, pengetahuan tadi menjadi pengetahuan umum seni juga
bagi guru pendidikan seni rupa.
Pengertian
seni secara khusus harus dicari pada buku-buku khusus yang membahas seni, atau
juga pada kamus seni. Dalam buku Seni, Desain & Teknologi (Antologi Kritik,
Opini dan Filosofi) yang disunting oleh Agus Sachari (1986: 141), Melvin Rader
mengungkapkan sejumlah pendapat para pakar tentang arti seni. Misalnya, “seni
adalah ungkapan, yang diungkapkan adalah jiwa, perasaan dan suasana hati
(Carrit); komunikasi (Tolstoy); perwujudan (Santayana); penjelmaan (Basanquet
dan Reid); dan simbolisasi (Langer dan Arnheim)”. Selanjutnya, Rader
mengemukakan sejumlah pengertian pokok yang sering digunakan di dalam menafsirkan
istilah seni, yaitu “dorongan, ilusi, imitasi, indah, ungkapan perasaan,
imajinasi, intuisi, hasrat, senang, teknik, arti, bentuk, fungsi, empati, abstraksi,
dan jarak estetik”.
4.
Uraikan lengkap dengan contoh ruang lingkup bahasan kesenian.
Seni
banyak macamnya. Kenekamacaman seni, kemudian disebut kesenian, pada
kenyataannya berkaitan dengan neka media ungkap yang digunakan. Secara umum,
berdasarkan media itu, kesenian dikenal terdiri atas lima cabang. Kelima cabang
kesenian tadi disebut secara berbeda sejalan dengan perbedaan alat ungkap yang
dipilih oleh masing-masing seniman. Seorang seniman yang tersentuh hatinya oleh
suatu objek tertentu, katanlah disentuh oleh rasa senang, rasa senang itu akan
dikonkretkan menjadi karya seni melalui media tertentu. Misalnya, rasa senang
yang dinyatakan lewat media rupa melahirkan sebutan seni rupa; lewat media
suara memunculkan seni suara atau seni musik; lewat media gerak menghasilkan
seni tari; lewat media bahasa memungkinkan lahir seni sastra; dan lewat gabungan
media rupa-suara-gerak-bahasa menjadi seni pentas, seni teater.
5. Kumpulkan batasan pengertian seni menurut para ahli. (Buat kajian pustaka [sejumlah pustaka] dengan cara tulis karya ilmiah)
1). Ki
Hajar Dewantara berpendapat bahwa seni adalah segala perbuatan manusia yang
timbul dari perasaan dan sifat indah, sehingga menggerakan jiwa perasaan
manusia Menurutnya seni merupakan hasil dari keindahan yang dapat menggerakkan
perasaan seseorang tentang keindahan bagi yang melihatnya. Oleh karenanya, perbuatan
manusia bisa mempengaruhi dalam menumbuhkan perasaan yang indah itulah seni.
2). Ahdian
Karta Miharja berpendapat bahwa seni adalah segala bentuk aktifitas kegiatan
rohani yang mereflesikan realitas dalam suatu karya yang bentuk dan isinya
mempunya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam rohaninya penerimanya.
3). Drs.
Sudarmaji berpendapat bahwa seni adalah segala manifestasi batin dan pengalaman
estetis dengan menggunakan media bidang,garis,warna,tekstur,volume dan gelap
terang. Seni juga bisa berarti ungkapan perasaan sang pencipta yang disampaikan
kepada manusia supaya mereka bisa merasakan apa yang dirasakan oleh pelukis
atau para pencipta seni.
6.
Diskusikan batasan pengertian seni rupa
Seni
rupa adalah salah satu bagian dari bentuk kesenian. Rupa merupakan media yang
digunakan dalam melahirkan karya-karya bidang seni ini. Begitu banyak jenis
seni rupa. Oleh karena itu, begitu banyak pula bentuk-bentuk seni rupa ini.
Dalam KUBI dan KBBI, sebagai sumber pengetahuan pertama bagi masyarakat pelajar
umum, kita hanya akan menemukan uraian tentang seni rupa itu secara sangat
terbatas. Kita hanya akan menemukan bahwa seni rupa terdiri atas seni pahat dan
seni lukis. Kalau pun disebut yang lain, seperti seni bangunan dan seni patung,
penyebutannya sebagai bagian dari penjelasan tentang seni murni (pinjaman dari
uraian yang ada pada buku-buku teori seni rupa Barat).
7.
Uraikan ruang lingkup bahasan seni rupa
Banyak juga buku teori seni rupa Barat yang membahas seni rupa tanpa membedakan “major art-minor art; pure art-applied art; atau seni murni-seni terap”. Anehnya, bukubuku dengan dasar bahasan tidak terkotak-kotak itu, kurang mendapat tempat dalam bahasan para pemerhati seni rupa Indonesia. Buku berpola bahasan “utama-remeh” lebih kuat pengaruhnya kepada para pelaku-seni kota. Mereka mengikuti apa yang berkembang di Barat, meniru dan menerapkannya dalam pola berpikir keseharian mereka.
Buku yang berisi bahasan yang sungguh-sungguh tentang “seni yang dianggap remeh”, lebih banyak menggunakan pendekatan antropologis dan sosiologis. Dalam pendekatan antropologis maupun sosiologis, karya seni rupa secara keseluruhan dipandang sebagai hasil kegiatan manusia yang sama pentingnya. Lebih lengkap di bawah ini diuraikan jumlah dan jenis karya seni rupa yang disertakan dalam buku katalog tersebut. Ada 210 buah karya lukis yang disebutkan dalam katalog, 78 buah di antaranya ditampilkan sebagai gambar penjelas: berupa lukisan kanvas, kayu, kain layar, dan sebagainya. Sedangkan gambar tangan adalah gambar yang dibuat menggunakan alat dan bahan pena, pinsil, cat air, kapur gambar, dan tinta di atas kertas. Peruntukan gambar berma-cam-macam: gambar penjelas, hiasan, pola (tenunan), desain (pentas, benda-benda, rencana bangunan), miniature (gambar kecil), tablet (tanda peringatan, halaman judul buku, jilid buku, dan banyak lagi. Dari 203 buah gambar yang tercatat dalam katalog, 26 buah di antaranya dijadikan sebagai gambar penjelas. Tentang jumlah karya, bisa diperkirakan, menunjukkan kepentingan jenis karya karya tersebut.
8.
Buat karangan pendek yang isinya membahas hasil diskusi tentang seni, kesenian,
seni rupa, dan ruang lingkupnya
Seni
adalah ungkapan ekspresi manusia yang memuat unsur keindahan dan diungkapkan
juga melalui media, baik itu sifatnya nyata atau seperti dalam bentuk nada,
gerakan, rupa dan syair. Seni meliputi banyak kegiatan manusia dalam
menciptakan karya visual, audio, atau pertunjukan yang mengungkapkan imajinasi,
gagasan, atau teknik pembuatnya, untuk dihargai keindahannya atau kekuatan
emosinya. Kegiatan-kegiatan tersebut pada umumnya berupa penciptaan karya seni,
kritik seni, kajian sejarah seni dan estetika seni. Ruang lingkup seni berdasarkan fungsinya ada seni terapan, seni
murni, berdasarkan bentuk seni yaitu seni patung, seni lukis, seni grafis, seni
fotografi, seni reklame, seni kriya, seni ilustrasi, seni dekorasi, seni
miniature. Di samping itu kesenian tidak hanya membahas mengenai musik atau
tari saja tetapi melihat unsur lain yang tersembunyi di balik buah kemampuan
pikir yang diiringi dengan kemampuan fisik manusia. Dan Seni rupa yaitu suatu
cabang seni yang tujuan utamanya adalah untuk menghasilkan sebuah karya seni
yang indah dan berkualitas sehingga karya seni yang dihasilkan tersebut dapat
dirasakan oleh anggota indra pada tubuh manusia khususnya indra pendengan dan
penglihatan.
Komentar
Posting Komentar