MANUSIA MAKHLUK BELAJAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
 Disini saya akan menjelaskan manusia makhluk belajar.Manusia terlahir sebagai makhluk yang suci sebagaimana sabda rasulullah SAW yang artinya: “setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah. Sebagai makhluk yang suci, harus senantiasa belajar menuntut ilm (belajar) agar mendapatkan banyak pengetahuan yang banyak dan bermanfaat.
  Rasulullah SAW bersabda: “Mencari ilmu (belajar) wajib hukumnya bagi setiap orang Islam”. Dan pada kesempatan lain beliau pun pernah menganjurkan, agar manusia mencari ilmu meski berada di negeri orang (Cina) sekalipun; meski dari manapun datangnya.
  Belajar dalam pandangan Islam memiliki arti yang sangat penting, sehingga hampir setiap saat manusia tak pernah lepas dari aktivitas belajar. Keunggulan suatu umat manusia atau bangsa juga akan sangat tergantung kepada seberapa banyak mereka menggunakan rasio, anugerah untuk belajar dan memahami ayat-ayat Allah SWT. Hingga dalam al-Qur’an dinyatakan Allah akan mengangkat derajat orang yang berilmu ke derajat yang luhur 

( Qs. Al- Mujadalah : 11)
yaa ayyuhaa ladziina aamanuu idzaa qiila lakum tafassahuu fii lmajaalisi fafsahuu yafsahi laahu lakum wa-idzaa qiila unsyuzuu fansyuzuu yarfa'i laahu ladziina aamanuu minkum walladziina uutuu l'ilma darajaatin walaahu bimaa ta'maluuna khabiir
ARTINYA :
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, ”Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, ”Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha teliti apa yang kamu kerjakan.” (QS. al-Mujadalah : 11).
  Islam sangat menganjurkan kepada pemeluknya untuk senantiasa untuk belajar.bahkan bagi mereka yang giat mencari ilmu Allah SWT memberikan jaminan baginya, seperti diangkat derajatnya,
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS LATIHAN 2 INFOGRAFIS

PENGELOMPOKKAN SENI RUPA

Ainaya Fathul Zannah - Sejarah Seni, Seni Kriya, dan Desain – Latihan 4