Ainaya Fathul Zannah – Sejarah Seni, Kriya, dan Desain – Latihan Tugas 3 (Resume tentang Pengantar Desain Grafis)

 

Tugas Resume

BAB 3

Prinsip Desain Grafis

1.      Komposisi (Composition)

Merancang/mendesain adalah hasil penyusunan pengalaman visual dan emosional dengan memperhatikan elemen-elemen dan prinsip-prinsip desain yang dituangkan dalam satu kesatuan komposisi yang mantap.

Definisi umum merancang/mendesain yaitu suatu susunan unsur desain yang digunakan dalam perencanaan komposisi, yang ditata/di-layout secara serasi/harmony dengan berlandaskan prinsip-prinsip desain sehingga tercapai  kesatuan antara unsur-unsur desain (total organization). Komposisi sebagai pedoman dasar/arahan umum/wacana berpikir awal ini mampu mencapai rancangan bentuk abstrak, alamiah, nonobjektif, ornamental, ataupun struktural.

2.      Keseimbangan (Balance)

            Keseimbangan dapat dicapai dengan menampilkan unsur-unsur desain, seperti bentuk dan ukuran, warna, tekstur, dan sebagainya agar unsur-unsur yang ada dikomposisikan dengan serasi, sepadan, dan memberi kesan bagus, serta tepat pada tempatnya. Secara garis besar, sifat keseimbangan dibagi 2 macam, yaitu:

1. Keseimbangan Nyata (Formal Balance)

2. Keseimbangan Tak Nyata (Informal Balance)

Dalam ilmu dasar desain, bentuk keseimbangan terbagi 2 macam yaitu :

Ø  Simetris/symmetric (Berkesan Statis) Pada umumnya, yang terjadi bersifat formal balance, tetapi bisa juga informal balance. Keseimbangan simetris terbagi dalam 2 macam, yaitu axial balance (berdasar garis sumbu), bentuk yang sama (posisi, letak, ukuran, warna, dan lain-lain) dalam 2 ruang (kiri-kanan, atas bawah sebagai garis sumbu), dan radial balance (berdasarkan titik sumbu).

Ø  Asimetris/asymmetric (Berkesan Dinamis)

Memiliki sifat informal balance, karena bagian-bagiannya (entah itu posisinya, letaknya, ukurannya, warnanya, atau lainnya) dirancang variatif untuk pencapaian kedinamisan, namun, memiliki kesan sama berat/seimbang. Hal ini merupakan upaya menciptakan penekanan dalam sebuah tampilan visual. Penekanan ini dilakukan untuk mengurangi unsur kejenuhan visual yang tampil dari sudut visual yang simetris.

3.      Irama (Rhythm)/Gerakan

            Irama (Rhythm)/Gerakan merupakan upaya memvisualisasikan unsur gerak pada media grafis yang statis. Penampilan gerak ini dilakukan untuk mendapatkan unsur dinamis dalam menambah nuansa penekanan yang informatif.  Untuk itu, unsur gerak tidak selalu ditampilkan dalam visual yang ikonik, tetapi juga permainan psikologi visual yang dapat mengarahkan mata pengamat. Secara psikologi, mata manusia akan mengarah dari unsur warna yang gelap ke terang, dan/atau dari area yang kompleks ke area yang sederhana (simple).

4.      Perbandingan/Proporsi (Proportional)

            Suatu perbandingan antara suatu unsur/materi yang satu dengan yang lain, berhubungan dengan ukuran, dan bentuk bidang yang akan disusun untuk menunjukkan ukuran perbandingan bagian-bagian atau keseluruhan antara serangkaian unsur yang dikomposisikan. Perbandingan merupakan salah satu prinsip yang menentukan baik tidaknya suatu komposisi/struktur/susunan, dan seterusnya dalam mewujudkan bentuk, bisa merupakan perbandingan ukuran, perbandingan posisi, ataupun perbandingan ruang (space) yang berelasi dengan satuan ukuran: panjang, lebar, dan tinggi.

            Golden ratio adalah sebuah perbandingan satuan ukuran yang banyak dipakai dalam membuat sebuat karya seni dan grafis. Perbandingan ukuran ini dapat ditemukan dengan mengukur pembagian lingkar sebuah kerang, sehingga dipakai sebagai patokan ukuran proporsi yang sempurna.

5.      Kesatuan (Unity)/Total Organization/Harmony

            Keserasian adalah prinsip desain yang diartikan sebagai keteraturan di antara unsur-unsur desain lainnya. Penggabungan elemen-elemen/ unsur-unsur desain dengan memperhatikan keseimbangan, irama, perbandingan, dan semuanya dalam suatu komposisi yang utuh agar nikmat untuk dipandang. Semua hal yang membentuk suatu rancangan harus ada hubungannya satu sama lain dengan seluruh rancangan sehingga memberi kesan menjadi satu (hubungan/ikatan antara unsur-unsur yang satu dengan yang lainnya sebagai suatu bentuk yang tak dapat dipisahkan).

6.      Rangkuman

Komposisi adalah merancang/mendesain suatu susunan unsur desain yang digunakan dalam perencanaan, yang ditata/di-layout secara serasi/harmony dengan berlandaskan prinsip-prinsip desain sehingga tercapai  kesatuan antara unsur-unsur desain (total organization).

Hal yang perlu diperhatikan dalam komposisi: Keseimbangan dapat dicapai dengan menampilkan unsur-unsur desain, seperti bentuk dan ukuran, warna, tekstur, dan sebagainya agar unsur-unsur yang ada dikomposisikan dengan serasi, sepadan, dan memberi kesan bagus, serta tepat pada tempatnya. Irama (Rhythm)/Gerakan merupakan upaya memvisualisasikan unsur gerak pada media grafis yang statis. Perbandingan merupakan salah satu prinsip yang menentukan baik tidaknya suatu komposisi/struktur/susunan, dan seterusnya dalam mewujudkan bentuk. Keserasian adalah prinsip desain yang diartikan sebagai keteraturan di antara unsur-unsur desain lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS LATIHAN 2 INFOGRAFIS

PENGELOMPOKKAN SENI RUPA

Ainaya Fathul Zannah - Sejarah Seni, Seni Kriya, dan Desain – Latihan 4